Jokowi Ingin Pelaku Usaha Mikro Dan Kecil Cukup Registrasi Saja Saat Buka Usaha

JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengusulkan agar usaha mikro dan kecil cukup melakukan registrasi saat akan memulai usaha. Hal itu untuk memudahkan sektor usaha mikro dan kecil.

Harapannya, dengan kebijakan ini, nantinya usaha mikro dan kecil di Indonesia bisa berkembang ke depan.

"Dalam penyederhanaan maupun mungkin tidak usah izin tetapi hanya registrasi biasa," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (12/2).

Jokowi meminta agar kemudahan berusaha (ease of doing business/EODB) tidak hanya ditujukan bagi usaha menengah dan besar. Tetapi usaha mikro dan kecil harus menjadi perhatian.

"Saya minta perhatian EODB tidak hanya ditujukan untuk pelaku menengah dan besar, tetapi tolong juga diutamakan usaha mikro, usaha kecil agar fasilitas kemudahan berusaha ini diberikan," terang Jokowi.

Pemerintah Indonesia menargetkan naik peringkat EODB hingga peringkat 40. Saat ini Indonesia berada pada peringkat 73 setelah tahun 2014 lalu berada pada peringkat 120.

Jokowi juga meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan evaluasi dan monitoring secara berkala untuk memastikan perbaikan EODB.

Sumber: kontan

 

.

Postingan Terkait

.

Komentar

Detail Post

Tanggal Publish

12 February 2020 11:15WIB

Kategori

News