Pefindo: BI Berpotensi Menurunkan Suku Bunga Acuan

JAKARTA. Bank Indonesia diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan atau BI-7 Day Repo Rate dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu dan Kamis mendatang.

Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia Fikri C. Permana menyampaikan, pada RDG bulan ini BI diprediksi akan memotong suku bunga acuan sebesar 25 bps dari 6,00% menjadi 5,75%. Ia juga memproyeksikan, sejauh ini BI baru akan menurunkan suku bunga acuan sebanyak satu kali hingga akhir tahun nanti.

"Tapi dua sampai tiga bulan ke depan proyeksi ini bisa berubah tergantung kondisi pasar," ungkap dia kepada Kontan.co.id, Selasa (16/7).

Fikri menjelaskan, ruang bagi BI untuk menurunkan suku bunga acuan sangat terbuka seiring penguatan kurs rupiah dan derasnya arus modal asing ke pasar keuangan domestik.

Di sisi lain, Gubernur Federal Reserve Jerome Powell terus menyatakan sikap dovish akhir-akhir ini, termasuk melalui testimoni pada tengah pekan lalu. "Daripada menunggu lebih baik BI potong suku bunga duluan," ujarnya.

Asal tahu saja, The Fed baru akan menggelar agenda Federal Open Market Committee yang membahas kebijakan suku bunga acuan di akhir bulan nanti.

Lebih lanjut, jika BI kembali menunda penurunan suku bunga acuan di bulan ini, ada kemungkinan volatilitas di pasar keuangan kembali terjadi. Sebab, sudah banyak investor yang price in dengan potensi penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

Sumber: kontan

.

Postingan Terkait

.

Komentar

Detail Post

Tanggal Publish

16 July 2019 15:00WIB

Kategori

News